Langsung ke konten utama

Sedikit itu Wajar. Banyak itu Kurang Ajar

Hanya sekedar sharing dan bercerita, ini tentang cowok. Cowok di sekitar saya (temen dan sahabat cowok), dan juga termasuk cowok saya.
Ini tentang kebiasaan spontan mereka. Contoh cerita nih, pas waktu jalan berdua di mall, papasan sama cewek yang mungkin lebih cantik-an gitu (menurut dia), pasti secara spontan cowok saya langsung melirik. Dan mungkin kalo dia lagi ngga sama saya, bisa aja langsung ngajak kenalan atau ngga flirting-flirting ngga jelas gitu. Kalo lagi sama saya, tiba-tiba ngajak kenalan cewek, minta mati ni anak. Haha.

Atau mungkin ada cerita yang lain, pas waktu saya tongkrong sama temen-temen cowok, ada cewek lewat gitu ceritanya, cantik lagi, langsung aja tuh mata tiba-tiba pada mlinger-mlinger ngga jelas. Baru berhenti mlinger kalo itu cewek udah ilang.

Hal-hal kaya di atas mungkin sesuatu yang wajar dan bahkan cukup sering dilakukan. Pada dasarnya cowok memiliki hormone testoteron yang membuat mereka lebih meledak-ledak dalam hal yang menyangkut lawan jenis. Termasuk, spontan melirik cewek yang menarik. 

Tetapi, biarpun itu dianggap hal yang wajar dan ngga berbahaya, kebanyakan cowok bilang kalo godaan terbesar untuk tetap setia adalah para cewek di sekitar mereka. Gimana coba?
Dan kadang hal-hal yang dianggap wajar kaya gitu bisa bikin para cewek ngambek, ngomel, manyun, ngga mau diajak ngomong, dan yang paling parah adalah bisa berantem hebat cuman gara-gara masalah lirikan dan semacamnya. Ini mau nyalahin siapa dong kalo gini ceritanya?

Mungkin saya berpikir cowok saya ngga akan bertindak macam-macam, tapi saya ngga bisa memastikan juga kalo pikirannya bersih” dari cewek lain. Dari sekedar melirik, bisa berlanjut ke pikiran seseorang. Karena pada kenyatannya, cowok memang suka memikirkan cewek lain di samping mikirin ceweknya sendiri, bahkan sampai ada yang menyimpan perasaan. Wow ! Just face it, kita ngga bisa mengontrol apa yang orang lain rasakan.

Bagi cewek, kebanyakan menjunjung tinggi sebuah kesetiaan. Karena kebanyakan cewek menginginkan hubungan yang awet dengan satu cowok. Dan cewek cenderung lebih ingin mempertahankan hubungan dan berusaha menjaga hati pasangannya. Tapi, bukan berarti semua cewek itu setia lhoh.

Artinya, memang ngga bisa dipungkiri kalo di luar sana banyak cowok yang selingkuh, tetapi banyak juga cowok yang benar-benar setia. Kesetiaan menurut cowok adalah saling percaya. Setuju sih, karena khan kita ngga bisa setiap waktu gitu ngawasin pacar. Dan kita ngga bisa mencegah hal-hal yang ingin mereka lakukan. Tapi kalo kesetiaan dikhianati gimana? Apa bisa cewek mempercayai (lagi) seorang cowok?. Kesetiaan adalah komitmen yang harus dijaga, baik cewek maupun cowok, bukan salah satu dari mereka. Setia ngga cuman ngga selingkuh, tetapi juga ngga nyakitin satu sama lain. Kesetiaan juga yang nentuin seberapa dewasa kita untuk memiliki hubungan special.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

aku, kamu, dia, kita, kalian, dan mereka

gambar diunduh dari internet aku dan kamu. berdua sudah berkomitmen bersama, memutuskan untuk bersama-sama sampai waktu yang ditunggu tiba. Entah kapan hari itu tiba, dan entah apakah kita bisa sampai ke saat-saat itu. Selalu berharap selalu bersama dan saling berbagi hati. kamu dan dia. saat dia hadir, kamu mengkhianati aku. Kamu berbagi hati dengannya. Bermain api di belakangku, tanpa pernah memperdulikan sedikitpun hatiku. Sakit dan kecewa, habis tak bersisa lagi hatiku untukmu. Hanya karena dia, kamu tega mempermainkan dan menyakitiku. Apapun alasannya, tetap saya tidak bisa terima. Karena kita sudah berkomitmen sebelumnya. kita dan kalian. saat kau aku minta memilih, ternyata kau lebih memilih mempertahankan hubungan kita daripada hubungan kalian. Tapi jujur dalam hati, aku masih merasa ngga nyaman sama hubungan kita yang sekarang setelah tau kalian bermain dibelakangku. mereka. orang-orang yang terlalu mencampuri urusan aku, kamu, dan dia. Sedikit heran bercampur geli sebe...

Aku, Kamu, dan Hobi Kita

Siang ini saya browsing gak jelas dan menemukan sebuah kalimat ini : "bisa menemukan pacar dengan hobi dan pandangan sejalan adalah sebuah kemewahan" Sepertinya kali ini saya sependapat dengan pernyataan ini. 2 tahun sudah saya menjalani hubungan dengan seseorang. Dan pertemuan kami sama sekali ngga terduga dan berawal dari ketidaksengajaan. Mungkin sudah takdir, tapi saya tidak menyebutkan berjodoh, karena jodoh adalah rahasia Allah. Karena sekarang saya masih berstatus pacaran, makanya saya belum berani menyebutkan secara gamblang bahwa dia adalah jodoh saya. Tetapi untuk harapan pasti ada. Semoga. Amin Okey, kembali ke kalimat di atas, mari kita bicarakan masalah hobi. Selain hobi bikin pacar saya marah *Upsss* sebenernya saya ada hobi lain yang mungkin banyak cewek nggak begitu tertarik, karena bikin lecek, berdebu, bersolar, berasap, dan berkotor2 ria.Ya sebenernya gak se ektrim itu juga, tergantung bagaimana kita para cewek menjaga dan membawa diri. Mungki...

Apakah ini Seimbang?

Terlahir di dunia, merasakan manis dan pahitnya kehidupan, adalah suatu jalan. Jalan menuju kedewasaan. Memulai perjalanan sebagai seseorang yang suci. Merangkak menjadi insan yang mulai mengerti kehidupan. Berdiri mengenal dunia, berjalan merasakan hidup,   dan berlari mengejar mimpi. Semua akan berakhir saat raga sudah tidak bisa merasakan nafas dunia. Dimulai dengan diperhatikan, kemudian memperhatikan, dan berhenti saat dilupakan. Saat berlari, rasa lelah yang menggelayut datang. Pernahkan berpikir untuk beristirahat sejenak dan memandang ke sekeliling? Hidup bukan hanya mengejar mimpi, hidup adalah berbagi. Apakah hidup hanya mengejar mimpi akan mendewasakan seseorang? Ada kalanya saat kita diperhatikan, memperhatikan, dan dilupakan. Ya, itulah hidup. Saat diperhatikan, pernahkah berpikir bahwa orang yang memperhatikan juga butuh diperhatikan? Realitanya, selalu tidak seimbang. Puncaknya adalah dilupakan. Dan setelah itu, hanya penyesalan yang...