Langsung ke konten utama

HAPPY BIRTHDAY FOR ME ! :D

gambar diunduh dari internet
HAPPY BIRTHDAY FOR ME ! :D
Tanggal 16 Januari. Hmmm. Tanggal yang bersejarah bagi saya. 16 Januari 2011, tepat 21 tahun yang lalu saya dilahirkan di dunia ini. Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan buat ngrasain hidup ini sama Allah SWT. Dan sampai sekarang, saya masih ngga inget bagaimana cara saya lahir. Hehehe.
Ngga ada hal istimewa hari ini. Hanya ucapan selamat dan doa yang terus mengalir dari pacar, temen, sahabat, dan keluarga. Bagi saya itu sudah cukup. Merasa bersyukur karena masih banyak yang mengingat dan memperhatikan saya. Setiap doa dari mereka menjadi kebahagiaan tersendiri buat saya. 
Kadang, saya memimpikan dan berkhayal cowok saya menjadi romantis. Khususnya pas moment ulang taun saya. Saya tak pernah berharap dia membelikan saya sebuah barang yang wah. Saya hanya berkhayal mungkin dia membawakan bunga untuk saya atau membuatkan saya puisi yang indah untuk saya atau mungkin tepat jam 12 malam dia datang sambil mengucapkan sesuatu yang manis sambil mencium kening saya. Wow wow wow. Kaya yang di film-film itu tuh. Hihihi. Mungkin terdengar agak kuno. Tapi itu hal romantis yang mungkin pernah saya bayangkan. Mungkin dia berpikir membelikan saya barang-barang yang mahal, tapi itu sama sekali ngga romantis menurut saya.
Tapi saya selalu kecele’ dengan mimpi dan khayalan saya tentang hal-hal romantis dari cowok saya. Meskipun saya berkali-kali bilang tentang hal-hal romantic seperti itu, maksudnya sih nggiring-nggiring gitu biar dia tau saya pengen dia romantis dikit, saya ngga pernah mendapatkan itu dari cowok saya. Hehehe. 
Kalau saya protes dan manyun atas ketidak romantisannya dia, dia malah membalikan pertanyaan ke saya. “Kemarin waktu ditanya mau apa ngomongnya ngga pengen apa-apa”. Aduhhh, ni cowok ngga peka amat yak. Masa iya, saya mesti bilang blak-blakan gitu kalo saya pengen di romantis-in. Hahaha. Tapi, mungkin dia merasa perhatian penuh buat saya tanpa harus menjadi romantic yang ngga dia banget itu sudah cukup. Bener juga sih. Tapi kadang saya menjerit dalam hati, saya pengen kamu sekali-kali romantis sayang :(
Tapi saya juga ngga bisa maksain sih. Setiap orang punya sisi romantis dengan cara mereka sendiri. Dan cowok saya mungkin punya cara sendiri buat nunjukin perhatiannya ke saya. Seperti hari ini, 17 jam dia meluangkan waktu hanya untuk saya. I’m so happy. Mungkin itu menurut dia sudah romantis, tapi khayalan saya yang kadang agak kekanak-kanakan itu membuat saya jadi berharap lebih dari dia. Ya itu tadi, berharap dia melakukan hal yang lebih romantic lagi menurut saya. Hehehe.
Tapi yah gimana lagi, kembali lagi ke kata-kata saya ngga bisa maksain sesuatu yang mungkin membuat dia ngga merasa nyaman sendiri. Saya harus menerima dia dan ketidak romantisannya, itu udah jadi satu paket. Ngga bisa dipisah. Hihihi.
Yah, itu hanya menjadi cerita saya hari kemarin. Tetapi pada intinya saya benar-benar bersyukur atas hari itu. Buat temen, sahabat, keluarga, I love you all. Dan buat cowok saya, I love you moreeee :*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

aku, kamu, dia, kita, kalian, dan mereka

gambar diunduh dari internet aku dan kamu. berdua sudah berkomitmen bersama, memutuskan untuk bersama-sama sampai waktu yang ditunggu tiba. Entah kapan hari itu tiba, dan entah apakah kita bisa sampai ke saat-saat itu. Selalu berharap selalu bersama dan saling berbagi hati. kamu dan dia. saat dia hadir, kamu mengkhianati aku. Kamu berbagi hati dengannya. Bermain api di belakangku, tanpa pernah memperdulikan sedikitpun hatiku. Sakit dan kecewa, habis tak bersisa lagi hatiku untukmu. Hanya karena dia, kamu tega mempermainkan dan menyakitiku. Apapun alasannya, tetap saya tidak bisa terima. Karena kita sudah berkomitmen sebelumnya. kita dan kalian. saat kau aku minta memilih, ternyata kau lebih memilih mempertahankan hubungan kita daripada hubungan kalian. Tapi jujur dalam hati, aku masih merasa ngga nyaman sama hubungan kita yang sekarang setelah tau kalian bermain dibelakangku. mereka. orang-orang yang terlalu mencampuri urusan aku, kamu, dan dia. Sedikit heran bercampur geli sebe...

Aku, Kamu, dan Hobi Kita

Siang ini saya browsing gak jelas dan menemukan sebuah kalimat ini : "bisa menemukan pacar dengan hobi dan pandangan sejalan adalah sebuah kemewahan" Sepertinya kali ini saya sependapat dengan pernyataan ini. 2 tahun sudah saya menjalani hubungan dengan seseorang. Dan pertemuan kami sama sekali ngga terduga dan berawal dari ketidaksengajaan. Mungkin sudah takdir, tapi saya tidak menyebutkan berjodoh, karena jodoh adalah rahasia Allah. Karena sekarang saya masih berstatus pacaran, makanya saya belum berani menyebutkan secara gamblang bahwa dia adalah jodoh saya. Tetapi untuk harapan pasti ada. Semoga. Amin Okey, kembali ke kalimat di atas, mari kita bicarakan masalah hobi. Selain hobi bikin pacar saya marah *Upsss* sebenernya saya ada hobi lain yang mungkin banyak cewek nggak begitu tertarik, karena bikin lecek, berdebu, bersolar, berasap, dan berkotor2 ria.Ya sebenernya gak se ektrim itu juga, tergantung bagaimana kita para cewek menjaga dan membawa diri. Mungki...

Apakah ini Seimbang?

Terlahir di dunia, merasakan manis dan pahitnya kehidupan, adalah suatu jalan. Jalan menuju kedewasaan. Memulai perjalanan sebagai seseorang yang suci. Merangkak menjadi insan yang mulai mengerti kehidupan. Berdiri mengenal dunia, berjalan merasakan hidup,   dan berlari mengejar mimpi. Semua akan berakhir saat raga sudah tidak bisa merasakan nafas dunia. Dimulai dengan diperhatikan, kemudian memperhatikan, dan berhenti saat dilupakan. Saat berlari, rasa lelah yang menggelayut datang. Pernahkan berpikir untuk beristirahat sejenak dan memandang ke sekeliling? Hidup bukan hanya mengejar mimpi, hidup adalah berbagi. Apakah hidup hanya mengejar mimpi akan mendewasakan seseorang? Ada kalanya saat kita diperhatikan, memperhatikan, dan dilupakan. Ya, itulah hidup. Saat diperhatikan, pernahkah berpikir bahwa orang yang memperhatikan juga butuh diperhatikan? Realitanya, selalu tidak seimbang. Puncaknya adalah dilupakan. Dan setelah itu, hanya penyesalan yang...